Andy Burnham Kini Benar-Benar Perdana Menteri Inggris, dan Ini Cerita di Baliknya
| Andy Burnham the Mayor of Manchester arrives a fringe meeting during the annual Labour Party conference in Liverpool, England, Monday, Sept. 29, 2025. (AP Photo/Jon Super) |
Kalau ada yang bertanya "apakah Andy Burnham sekarang Perdana Menteri Inggris," jawabannya sekarang sederhana: ya, benar. Sejak 20 Juli 2026, Burnham resmi menjadi Perdana Menteri ke-59 Britania Raya, menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri setelah masa jabatan penuh gejolak selama hampir dua tahun.
Yang membuat ini menarik bukan cuma soal pergantian kekuasaan biasa. Burnham naik dari posisi Wali Kota Greater Manchester, bukan dari kursi menteri senior di kabinet, dan proses itu berlangsung sangat cepat: kurang dari sebulan sejak ia kembali ke Parlemen lewat pemilu sela, ia sudah duduk di 10 Downing Street. Bagi saya, ini salah satu contoh paling jelas belakangan tentang bagaimana pemimpin daerah bisa melompat ke panggung nasional ketika kepercayaan publik terhadap pemerintahan pusat runtuh.
Bagaimana Ini Bisa Terjadi Secepat Itu?
Starmer memenangkan pemilu 2024 dengan kemenangan telak, tapi popularitasnya jatuh drastis dalam waktu kurang dari dua tahun. Menurut Ipsos, rating persetujuannya anjlok dari plus 5 persen tak lama usai terpilih menjadi minus 66 persen pada akhir masa jabatannya, level ketidakpopuleran terburuk yang pernah tercatat lembaga survei itu sejak mulai mencatat pada 1977.
Keruntuhan ini terlihat jelas di pemilu lokal Mei 2026: Labour tampil buruk di berbagai daerah, Partai Nasional Skotlandia (SNP) menjadi partai terbesar di Parlemen Skotlandia, dan Plaid Cymru mengakhiri dominasi Labour di Wales yang sudah berlangsung hampir satu abad. Partai partai baru seperti Reform UK dan Green juga terus mengambil suara dari Labour maupun Konservatif.
Burnham, yang saat itu masih menjabat Wali Kota Greater Manchester, kembali ke Parlemen lewat pemilu sela sekitar pertengahan Juni 2026. Begitu kembali, ia langsung bersiap menantang kepemimpinan Starmer. Starmer, yang tahu peluangnya kecil, mengumumkan mundur pada 22 Juni 2026. Burnham kemudian memenangkan kontes kepemimpinan Labour nyaris tanpa perlawanan, meraih dukungan 94 persen anggota parlemen Labour, rekor tertinggi dalam kontes kepemimpinan Labour era modern, melampaui rekor Gordon Brown yang meraih 88 persen pada 2007.
Dari Manchester ke Downing Street
Burnham resmi menjadi pemimpin Partai Labour pada 17 Juli 2026, lalu tiga hari kemudian, 20 Juli 2026, dilantik menjadi Perdana Menteri setelah bertemu Raja Charles III. Ia menjadi PM pertama dalam sejarah yang berasal dari Partai Koperasi (Co-operative Party), sekutu lama Labour.
Susunan kabinetnya langsung jadi sorotan. Media Inggris menyebutnya sebagai pembersihan besar besaran terhadap loyalis Starmer. Kepala editor politik BBC, Chris Mason, menyebutnya "pembersihan yang cukup signifikan terhadap menteri menteri paling dekat dan paling loyal kepada Keir Starmer." Sky News bahkan memakai istilah lebih tajam: "purge para Starmerite."
Yang menarik, Burnham tetap mempertahankan kantor tradisional di 10 Downing Street, London, tapi juga mendirikan kantor baru bernama "Number 10 North" di Heron House, Manchester, keduanya dinaungi Kantor Perdana Menteri dan Kabinet yang baru. Ini simbol yang sangat kuat: identitas politiknya sebagai pembela wilayah di luar London tidak ia tinggalkan begitu saja setelah pindah ke pusat kekuasaan.
Agenda Awal Sang PM Baru
Burnham menyebut agendanya sebagai "rewiring the state," merombak ulang cara negara bekerja, dengan fokus utama pada devolusi kekuasaan lebih besar ke daerah. Pernyataan kabinet usai rapat pertama pada 31 Juli 2026 menegaskan komitmen mendorong pertumbuhan di setiap wilayah Inggris, dengan daerah daerah diberi keleluasaan menetapkan ambisi dan mengintegrasikan layanan sesuai kebutuhan warganya sendiri.
Salah satu langkah awal yang cukup berani: Burnham menunda skema pembebasan dini narapidana di bawah Sentencing Act 2026 yang sedianya mulai berlaku September 2026, untuk ditinjau ulang. Pemerintahannya juga berjanji merilis rencana fiskal lengkap lewat pernyataan anggaran pada Oktober 2026, disertai rencana sepuluh tahun ke depan.
Menariknya, meski citranya sebagai figur "anti-Westminster," sebagian besar substansi kebijakannya tetap melanjutkan agenda ekonomi Starmer dan bekas Menteri Keuangan Rachel Reeves, disiplin fiskal, strategi industri, kemandirian di sektor sektor strategis. Yang berubah lebih pada cara bercerita dan penekanan politiknya, bukan fondasi ekonominya secara total.
Perspektif Indonesia: Ketika Pemimpin Daerah Benar Benar Naik ke Puncak
Kisah ini sangat relevan buat Indonesia, dan bukan lagi sekadar perbandingan teoretis. Di Indonesia, gubernur dan wali kota memang kerap jadi batu loncatan menuju panggung nasional, itu pola yang sudah lama kita kenal. Yang membuat kasus Burnham berbeda adalah kecepatannya: dari wali kota daerah menjadi kepala pemerintahan nasional dalam hitungan minggu, didorong murni oleh keruntuhan kepercayaan publik terhadap pemimpin pusat yang sedang menjabat.
Ini juga pelajaran penting soal desentralisasi. Burnham membangun reputasinya bertahun tahun sebagai Wali Kota Greater Manchester lewat isu isu konkret yang dirasakan warga sehari hari, reformasi transportasi lewat sistem waralaba bus ala London yang membawa rute dan tarif di bawah kendali publik lebih besar, perumahan, kesenjangan wilayah. Begitu jadi PM, ia tidak meninggalkan identitas itu, malah membangun kantor kedua di Manchester sebagai simbol bahwa kekuasaan tidak harus terpusat total di ibu kota.
Bagi Indonesia, yang terus bergulat dengan pertanyaan berapa banyak kewenangan seharusnya dipegang pusat dan berapa banyak diserahkan ke daerah, kasus Burnham menunjukkan dua hal sekaligus: pemimpin daerah yang berhasil menyelesaikan masalah konkret bisa membangun modal politik nasional yang nyata, tapi juga, ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat yang dianggap jauh dari kehidupan sehari hari warga bisa berubah jadi kekuatan politik yang bergerak sangat cepat begitu ada momentum yang tepat.
Sejak kapan Andy Burnham resmi menjadi PM Inggris?
Sejak 20 Juli 2026, tiga hari setelah terpilih sebagai pemimpin Partai Labour pada 17 Juli 2026, menggantikan Keir Starmer yang mengundurkan diri.
Kenapa Keir Starmer mundur?
Popularitasnya anjlok ke level terburuk yang pernah tercatat Ipsos sejak 1977, diperparah hasil buruk Labour di pemilu lokal dan regional Mei 2026. Ia mengumumkan mundur pada 22 Juni 2026 setelah Burnham kembali ke Parlemen dan bersiap menantangnya.
Apakah Burnham masih menjabat Wali Kota Greater Manchester?
Tidak. Ia melepas jabatan itu pada 19 Juni 2026 dan digantikan Bev Craig, tepat sebelum kembali ke Parlemen dan akhirnya menjadi Perdana Menteri.
Apa itu "Number 10 North"?
Kantor kedua Perdana Menteri yang didirikan Burnham di Heron House, Manchester, selain kantor tradisional di 10 Downing Street, London, simbol komitmennya pada agenda devolusi kekuasaan ke daerah.
Sumber: Wikipedia (Andy Burnham, Premiership of Andy Burnham, Burnham ministry, Keir Starmer), Britannica, ABC News, Al Jazeera, Council on Foreign Relations, House of Lords Library, Institute for Government.
Post a Comment for " Andy Burnham Kini Benar-Benar Perdana Menteri Inggris, dan Ini Cerita di Baliknya"